kasus luna maya dan tahun baru islam 1431 Hijriyah

by. budi santosa

masih segar di ingatan bahwa kita kaum muslimin baru-baru ini memperingati tahun baru islam 1431 Hijriyah, dan masih segar juga di ingatan kita bahkan sampai sekarang kasus persetruan aktris luna maya dengan wartawan infotainmen masih hangat bahkan ribut dikomentari dan diperbinjangkan. barangkali tulisan ini juga salah satu yang memperbinjangkannya. saya jadi ikut tergoda dan bernafsu menulis coretan-coretan kecil tentang kasus persetruan luna maya dengan wartawan infotainmen. tetapi saya tidak akn sama sekali ikut menceburkan diri pada pokok materi kedua pihak yang bersetru tersebut. saya hanya merasa cemburu dengan kasus luna maya, jika saya bandingkan dengan peringatan tahun baru islam 1431 hijriyah. orang-orang lebih tertarik memperbincangkan persetruan luna maya, bahkan beberapa stasiun televisi sibuk menyiarkan drama persetruan tersebut. tak terkecuali tokoh budaya, pakar hukum, bahkan diperdebatkan layaknya diskusi kajian ilmiah. sepertinya kasus luna maya lebih menarik perhatian masyarakat dari pada mendiskusikan tahun baru islam 1431 hijriyah. kalau saya analisa secara sederhana, mengapa hal ini bisa terjadi? ada dua kemungkinan jawaban pertanyaan itu. pertama, mungkin saja orang-orang memang menganggap mendiskusikan atau memperbincangkan tahun baru islam sudah membosankan dan tidak menarik perhatian lagi. kedua, mungkin saja masyarakat kita memang hobi dan suka membicarakan masalah orang lain, yaaa mungkin saja tulisan ini juga termasuk membicarakan masalah orang lain. seharusnya peringatan tahun baru islam diperingati dengan diskusi-diskusi menarik tentang tahun baru ini, tetapi yaaa lebih rame mendiskusikan kasus luna maya. saya melihat kasus luna maya terlalu direspon secara berlebihan sehingga terlihat sepertiga dari bangsa ini sibuk membicarakan kasus luna maya, padahal masih banyak persoalan-persoalan yang lebih penting dan mendesak untuk didiskusikan. semoga coretan-coretan ini adalah komentar terakhir tentang luna maya