etika beragama

beberapa hari yang lalu saya cukup terganggu dengan sebuah blog di wordpress.com yang mengaku bernama “berita muslim shahih”. saya secara pribadi rada-rada malas memberikan komentar terhadap blog tersebut, alasan saya sederhana, sebab blog tersebut menurut saya adalah blog kampungan dan tidak ilmiah. tradisi keilmuan menolak cara menulis ide dan fikiran dengan menghujat suatu agama atau golongan tertentu. etika universal dalam mengutarakan buah fikiran dengan cara menghujat adalah cara-cara yang tidak bisa dibenarkan oleh siapa pun di dunia ini. blog tersebut, setelah saya baca dan telaah isinya adalah tulisan-tulisan hujatan dan penghinaan terhadap agama islam. oleh karena blog tersebut kampungan dan tidak ilmiah maka saya tidak memberikan komentar di blog tersebut, sebab disamping akan memberikan keuntungan bagi blog tersebut, selain itu blog saya akan ikut jadi kampungan dan tidak ilmiah. saya menyarankan kepada yang punya blog untuk lebih jantan dan bertanggungjawab. bukalah ruang diskusi ilmiah untuk berdiskusi secara sehat, saya PASTI hadir dalam diskusi tersebut. siapa pun penulis blog tersebut bagi saya adalah tindakan pengecut dan tidak bertanggungjawab. saya tidak akan berkomentar apapun tentang isi tulisan di blog tersebut, sebab akan menurunkan reputasi blog saya. saya hanya menyoroti etika pemilik blog dalam menulis dan etika dalam menjaga perasaan ummat islam. terakhir yang ingin saya katakan adalah, beberapa minggu yang lalu kita disibukkan oleh perseteruan antara artis luna maya dengan para wartawan infotainment, yang mana menurut para wartawan profesi mereka telah dilecehkan dengan pernyataan penghinaan oleh luna maya di tuwiternya. bahkan akan membawa kasus penghinaan tersebut ke meja hijau. saya agak heran dengan kejadian blog “berita muslim shahih” tersebut. walaupun tulisan-tulisan di dalam blog tersebut seenak perutnya melakukan penghinaan terhadap islam, tapi kok umat islam anteng-anteng saja, tenang dan aman, tidak ada reaksi apapun, reaksinya hanya sebatas komentar diblog, ya mungkin termasuk saya. tapi dimanakah lembaga-lembaga yang memperjuangkan islam?

One thought on “etika beragama

  1. Assalamu’alaykum…
    Terima Kasih atas kontribusinya. Semoga apa yang kita lakukan bisa didengar oleh pihak2 yang terkait dan kebijaksanaan kita untuk menyikapi isu ini agar tidak menjadi bumerang bagi umat muslim. Terima Kasih.

Komentar ditutup.