nahdlatul madrasah


by budi santosa

adalah sebuah kenyataan yang harus secara jujur kita akui, bahwa ketika seseorang ingin memasukkan anaknya ke sebuah sekolah, maka madrasah adalah pilihan terburuk yang menjadi pilihan rata-rata orang tua, atau dengan kata lain paling apes daripada anak tidak sekolah karena tidak diterima di sekolah umum, masukkan saja di madrasah. atau ketika seorang anak sudah mengalami tingkat kenakalan yang sangat parah, maka solusinya adalah memasukkan anak ke madrasah. jadi madrasah menjadi pilihan terakhir para orang tua siswa untuk menyekolahkan anaknya, dengan alasan-alasan yang kebanyakan berbau negatif. seorang anak akan merasa kurang percaya diri ketika ditanya sedang sekolah dimana?ia akan merasa malu kalau akan menjawab sedang sekolah di madrasah. demikianlah beberapa steriotip yang masih sampai ini menempel pada madrasah. padahal madrasah adalah lembaga pendidikan pertama yang ada di negara ini, dengan pondok pesantren sebagai basisnya. namun sampai hari ini madrasah mengalami nasib yang kurang beruntung dibandingkan dengan sekolah umum. dalam kondisi madrasah yang “laa yamuutu wala yahya” (hidup segan mati tak mau) inilah banyak lembaga-lembaga pemberi bantuan bagi madrasah, sebut saja salah satunya program LAPIS, kerja sama antara pemerintah Australia dengan Indonesia. program ini telah banyak membantu madrasah terutama dalam hal peningkatan mutu pendidikan madrasah, dan yang terakhir ini adalah program integrasi, dimana madrasah dibantu untuk bangun dari tidur panjangnya, tidur dalam kesenjangan mutu pendidikan. madrasah-madrasah ini dituntun untuk mampu memenuhi 8 standar nasional pendidikan guna meningkatkan akreditasi madrasah. program ini terdapat di tiga propinsi, yaitu di Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. semoga dengan momentum ini adalah awal dari apa yang saya sebut sebagai “nahlatul madrasah” (kebangkitan madrasah) walaupun program integrasi LAPIS ini hanya membantu beberpa madrasah tetapi kontribusinya cukup signifikan untuk kebangkitan madrasah. kesibukan departemen agama dalam mengurus semua bidang keagamaan di negara ini mungkin menjadikan madrasah agak kurang terurus dan kurang terawat, lain halnya dengan sekolah-sekolah umum yang diurus dan dirawat oleh departemen pendidikan nasional, mempunyai nasib yang lebih baik daripada madrasah.

2 thoughts on “nahdlatul madrasah

Komentar ditutup.